<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Anggidigo&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://anggidigo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anggidigo.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jun 2011 13:39:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='anggidigo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Anggidigo&#039;s Blog</title>
		<link>http://anggidigo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://anggidigo.wordpress.com/osd.xml" title="Anggidigo&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://anggidigo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>keuntungan membangun software menggunakan protipe &amp; langkah2 yang harus diperhatikan jika kita membangun prototipe.</title>
		<link>http://anggidigo.wordpress.com/2011/06/02/keuntungan-membangun-software-menggunakan-protipe-langkah2-yang-harus-diperhatikan-jika-kita-membangun-prototipe/</link>
		<comments>http://anggidigo.wordpress.com/2011/06/02/keuntungan-membangun-software-menggunakan-protipe-langkah2-yang-harus-diperhatikan-jika-kita-membangun-prototipe/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jun 2011 13:38:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggidigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggidigo.wordpress.com/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Prototype merupakan metodologi pengembangan software yang menitik-beratkan pada pendekatan aspek desain, fungsi dan user-interface. Developer dan user fokus pada user-interface dan bersama-sama mendefinisikan spesifikasi, fungsi, desain dan bagaimana software bekerja. Developer dan user bertemu dan melakukan komunikasi dan menentukan tujuan umum, kebutuhan yang diketahui dan gambaran bagian-bagian yang akan dibutuhkan. Keuntungan dari prototipe Memberikan hasil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=185&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Prototype</strong> merupakan metodologi pengembangan software yang menitik-beratkan pada pendekatan aspek desain, fungsi dan user-interface. Developer dan user fokus pada user-interface dan bersama-sama mendefinisikan spesifikasi, fungsi, desain dan bagaimana software bekerja. Developer dan user bertemu dan melakukan komunikasi dan menentukan tujuan umum, kebutuhan yang diketahui dan gambaran bagian-bagian yang akan dibutuhkan.</p>
<p>Keuntungan dari prototipe</p>
<ul>
<li>Memberikan hasil yang lebih akurat dari pada perkiraan sebelumnya, karena fungsi yang diinginkan dan kerumitannya sudah dapat diketahui dengan baik.</li>
<li>User dapat mempertimbangkan sedikit perubahan selama masih bentuk prototipe.</li>
<li>Menghasilkan syarat yang lebih baik dari produksi yang dihasilkan oleh metode ‘spesifikasi tulisan’.</li>
<li>User merasa puas. Pertama, user dapat mengenal melalui komputer. Dengan melakukan prototipe (dengan analisis yang sudah ada), user belajar mengenai komputer dan aplikasi yang akan dibuatkan untuknya. Kedua, user terlibat langsung dari awal dan memotivasi semangat untuk mendukung analisis selama proyek berlangsung.</li>
</ul>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Langkah-langkah pembuatan prototipe :</strong></span></p>
<p>1.  Permintaan bermula dari kebutuhan user.</p>
<p>2. Bangunlah sistem prototipe untuk menemukan kebutuhan awal yang diminta.</p>
<p>3. Biarkan user menggunakan prototipe. Analis harus memberikan pelatihan, membantu dan duduk bersama-sama dengan user,</p>
<p>khususnya untuk pertama kali. Anjurkan perubahan. User harus melihat fungsi-fungsi dan sifat dari prototipe, lihat bagaimana ia</p>
<p>memecahkan masalah bisnis dan mengusulkan perbaikan.</p>
<p>4. Implementasikan saran-saran perubahan.</p>
<p>5. Ulangi langkah ketiga sampai user merasa puas.</p>
<p>6. Merancang dan membangun suatu sistem akhir seperti sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber : http://wsilfi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20204/Pertemuan+12+-+Prototipe.pdf</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggidigo.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggidigo.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggidigo.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggidigo.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggidigo.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggidigo.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggidigo.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggidigo.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggidigo.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggidigo.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggidigo.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggidigo.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggidigo.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggidigo.wordpress.com/185/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=185&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggidigo.wordpress.com/2011/06/02/keuntungan-membangun-software-menggunakan-protipe-langkah2-yang-harus-diperhatikan-jika-kita-membangun-prototipe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e68457896a529c66ec2bd293ca2ac172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggidigo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sertifikasi keahlian dibidang IT</title>
		<link>http://anggidigo.wordpress.com/2011/05/30/sertifikasi-keahlian-dibidang-it/</link>
		<comments>http://anggidigo.wordpress.com/2011/05/30/sertifikasi-keahlian-dibidang-it/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 May 2011 12:16:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggidigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggidigo.wordpress.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Meningkatnya implementasi TI mulai dari operasional bisnis biasa sampai ke jaringan perusahaan yang lebih kompleks menyebabkan kebutuhan tenaga TI tidak hanya dirasakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang TI, tetapi juga nonTI. Seiring dengan kebutuhan tenaga kerja TI yang diperkirakan akan terus meningkat, berbagai posisi atau jabatan baru di bidang TI juga bermunculan. Jika Anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=180&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Meningkatnya implementasi TI mulai dari operasional bisnis biasa sampai ke jaringan perusahaan yang lebih kompleks menyebabkan kebutuhan tenaga TI tidak hanya dirasakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang TI, tetapi juga nonTI. Seiring dengan kebutuhan tenaga kerja TI yang diperkirakan akan terus meningkat, berbagai posisi atau jabatan baru di bidang TI juga bermunculan. Jika Anda berada berada di antara ratusan pelamar yang berharap mengisi beberapa lowongan di bidang TI, apa yang bisa membuat Anda berbeda dengan pelamar-pelamar lain? Lalu jika Anda sudah menjadi salah satu bagian dari tenaga TI dan ingin meniti tangga karier, apakah yang bisa Anda lakukan untuk menegaskan kualitas Anda dibanding sekian banyak rekan seprofesi Anda? Apa yang dapat menjadi jaminan untuk perusahaan-perusahaan yang ingin membayar Anda untuk solusi TI yang dapat Anda berikan ?.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu jawabannya adalah dengan mendapatkan pengakuan atau sertifikasi untuk bidang spesialisasi Anda. Mungkin akan muncul pertanyaan, apakah pendidikan formal yang sudah Anda kantongi belum cukup untuk membuktikan kemampuan Anda?.Cepatnya perkembangan TI serta semakin kompleksnya teknologi tidak memungkinkan bagi lembaga pendidikan untuk mengadopsi perubahan secara cepat. Keterbatasan kurikulum, dan keinginan untuk independen terhadap produk tertentu menjadi kendala menghadapi perubahan tersebut. Di sisi lain kebutuhan tenaga kerja TI sering membutuhkan kompetensi yang lebih spesifik, seperti pengalaman terhadap penggunaan software tertentu yang diimplementasikan dalam perusahaan tersebut. Hal ini mendorong turun tangannya para vendor untuk ikut terjun dalam program pendidikan yang pada akhirnya melahirkan standar kompetensi atau sertifikasi</p>
<p style="text-align:justify;">Adanya standar kompetensi dibutuhkan untuk memudahkan bagi perusahaan atau institusi untuk menilai kemampuan (<em>skill</em>) calon pegawai atau pegawainya. Adanya inisiatif untuk membuat standar dan sertifikasi sangat dibutuhkan. Namun masih terdapat permasalahan seperti beragamnya standar dan sertifikasi. Sebagai contoh, ada standar dari Australian National Training Authority. Standar dan sertifikasi dapat dilakukan oleh badan yang resmi dari pemerintah atau dapat juga mengikuti standar sertifikasi di industri, yang sering juga disebut <em>vendor certification</em>. Untuk contoh yang terakhir (vendor certification), standar industri seperti sertifikat dari Microsoft atau Cisco merupakan standar sertifikasi yang diakui di seluruh dunia. Padahal standar ini dikeluarkan oleh perusahaan, bukan badan sertifikasi pemerintah. Memang pada intinya industrilah yang mengetahui standar yang dibutuhkan dalam kegiatan sehari-harinya.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Contoh Sertifikasi nasional dan internasional</span></strong><br />
<strong>Nasional :</strong><br />
- Sertifikasi sistem manajemen mutu,<br />
- Sertifikasi sistem manajemen lingkungan,<br />
- sertifikasi produk,<br />
- sertifikasi ekolabel<br />
- sertifikasi sistem HACCP3<br />
<strong>Internasional :</strong><br />
- Adobe Certification Testing<br />
- Avaya Certification Testing<br />
- CompTIA Certification Testing<br />
- LPI (Linux Professional Institute) Certification Testing<br />
- MySQL Certification Testing<br />
- Novell Certification Testing<br />
- Sun Academic Initiative Certification<br />
- SAP Certification Testing<br />
- VERITAS Certification Testing</p>
<p>Lembaga yang melakukan Sertifikasi di bidang teknologi informasi<br />
1.LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi Telematika) yang bertugas :<br />
•Mengembangkan Standar Kompetensi Kerja<br />
•Membuat materi uji kompetensi<br />
•Pelaksana akreditasi Tempat Uji Kompetensi (TUK)<br />
•Menerbitkan Sertifikasi Kompetensi dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi<br />
•Memiliki tanggung jawab teknis dan administrasi atas implementasi, pembinaan dan pengembangan standar kompetensi Kerja dan sertifikasi kompetensi<br />
•Kegiatan kerja merujuk kepada Sertifikat ISO 17024</p>
<p>Dengan Standar Kompetensi seperti :<br />
•Spesifikasi performance yang ditetapkan oleh Industri yang mencakup keterampilan, pengetahuan dan sikap yang disyaratkan untuk dapat bekerja secara efektif.<br />
•Standar Kompetensi terdiri atas elemen-elemen kriteria unjuk kerja dan rentang variabel serta petunjuk pengumpulan bukti<br />
Sertifikat Yang Dikeluarkan LSP Telematika ada dua jenis yaitu : Certificate of Competence dan Certificate of Attainment .</p>
<p>2.VUE Authorized Test Centers<br />
Lembaga ini merupakan salah satu penyelenggara training IT yang memiliki kemampuan secara mandiri untuk menyelenggarakan ujian sertifikasi internasional dari berbagai vendor IT terkemuka seperti Cisco, CompTIA, Novel, Sun, dsb. Tidak semua lembaga training IT memiliki lisensi untuk mengadakan ujian sertifikasi internasional, bahkan banyak lembaga training IT yang bekerjasama dengan kami melaksanakan ujian sertifikasi internasional bagi peserta training yang mengikuti training mereka.</p>
<p>Prosedur dan Persyaratan untuk Mengambil Sertifikasi<br />
Beberapa bidang pekerjaan tertentu mensyaratkan kualifikasi dan kompetensi dalam menjalankan prosesnya. Permasalahannya adalah bagaimana employer dapat mengetahui bahwa SDM yang dicarinya berkualitas tanpa perlu ia membuang waktu dan tenaga untuk menguji satu-persatu calon karyawannya. Agar lebih jelas dibawah ini adalah mereka yang memerlukan sertifikasi IT :<br />
1. Profesional ICT (operator, administrator, developer, engineer, specialist).<br />
2. Akademisi ICT (trainer, lecturer, instructor and teacher).<br />
3. Manager dan Supervisor ICT.<br />
4. Semua pihak yang terlibat dalam pengembangan TI dan telekomunikasi.</p>
<p>Prosedur untuk mengambil sertifikasi harus mengikuti pelatihan yang diadakan lembaga sertifikasi dan lulus dalam ujiannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>http://naniwijaya.wordpress.com/2010/05/10/sertifikasi-keahlian-di-bidang-it/</p>
<p>http://suwanto-design.blogspot.com/2011/05/sertifikasi-keahlian-dibidang-it.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggidigo.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggidigo.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggidigo.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggidigo.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggidigo.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggidigo.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggidigo.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggidigo.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggidigo.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggidigo.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggidigo.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggidigo.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggidigo.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggidigo.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=180&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggidigo.wordpress.com/2011/05/30/sertifikasi-keahlian-dibidang-it/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e68457896a529c66ec2bd293ca2ac172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggidigo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>teknik estimasi pada suatu proyek sistem informasi</title>
		<link>http://anggidigo.wordpress.com/2011/05/19/teknik-estimasi-pada-suatu-proyek-sistem-informasi/</link>
		<comments>http://anggidigo.wordpress.com/2011/05/19/teknik-estimasi-pada-suatu-proyek-sistem-informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 May 2011 13:11:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggidigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggidigo.wordpress.com/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[Estimasi merupakan sebuah proses pengulangan. Pemanggilan ulang estimasi yang pertama dilakukan selama fase definisi, yaitu ketika anda menulis rencana pendahuluan proyek. Hal ini perlu dilakukan,karena anda membutuhkan estimasi untuk proposal. Setelah fase analisis direncanakan ulang, anda harus memeriksa estimasi dan merubah rencana pendahuluan proyek menjadi rencana akhir proyek. TEKNIK–TEKNIK ESTIMASI Ada tiga teknik yang digunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=177&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Estimasi merupakan sebuah proses pengulangan. Pemanggilan ulang estimasi yang pertama dilakukan selama fase definisi, yaitu ketika anda menulis rencana pendahuluan proyek. Hal ini perlu dilakukan,karena anda membutuhkan estimasi untuk proposal. Setelah fase analisis direncanakan ulang, anda harus memeriksa estimasi dan merubah rencana pendahuluan proyek menjadi rencana akhir proyek.</p>
<p>TEKNIK–TEKNIK ESTIMASI</p>
<p>Ada tiga teknik yang digunakan untuk melakukan estimasi, yaitu :</p>
<p>1. Keputusan Profesional</p>
<p>Katakanlah bahwa anda merupakan orang yang memiliki pengalaman yang luas dalam membuat program “report generation modules”. Anda melakukannya dengan pendekatan merancang report tersebut dan memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat program tersebut. Setelah mempelajari rancangan program selama 5 menit, programmer lalu menutup matanya selama 5 menit (dia tidak tidur, tetapi berhitung), dan kemudian mengatakan “15 hari”. Inilah yang disebut Keputusan Profesional murni. Keuntungan dari teknik ini adalah cepat , dan jika seseorang sudah ahli dalam teknik ini, maka estimasinya pasti akan lebih akurat. Sedangkan kerugian dari teknik ini adalah bahwa anda membutuhkan seorang ahli yang berpengalaman dalam bidang ini, dan beberapa ahli tersebut akan bekerja keras untuk mendapatkan estimasi yang tepat.</p>
<p>2. Sejarah</p>
<p>Jalan keluar dari ketergantungan pada orang dan untuk membuat estimasi lebih khusus, yaitu anda harus mengerti tentang sejarahnya. Tulislah berapa lama masing-masing tugas dapat diselesaikan dan siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. Anda dapat membandingkan tuagas yang akan diestimasik dengan tugas yang sama yang dikerjakan lebih awal, setelah itu mulailah dengan melakukan estimasi. Hal ini dimaksudkan agar anda menjabarkan suatu proyek ke dalam beberapa tugas yang biasanya diulang dan mudah untuk dibandingkan.</p>
<p>3. Rumus-rumus</p>
<p>Ada beberapa rumus yang digunakan dalam software estimasi. Software yang baik untuk diketahui adalah COCOMO (Referensi 15). COCOMO dapat digunakan untuk memperkirakan biaya proyek, usaha (person months), jadwal, dan jumlah staf untuk masing-masing fase berikut ini :</p>
<p>- Preliminary Design – our Analysis Phase</p>
<p>- Detailed Design (DD) – our Design Phase</p>
<p>- Code and Unit Tes (CUT) – same as ours</p>
<p>- System Test – our System Test and Acceptance Phase</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggidigo.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggidigo.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggidigo.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggidigo.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggidigo.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggidigo.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggidigo.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggidigo.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggidigo.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggidigo.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggidigo.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggidigo.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggidigo.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggidigo.wordpress.com/177/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=177&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggidigo.wordpress.com/2011/05/19/teknik-estimasi-pada-suatu-proyek-sistem-informasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e68457896a529c66ec2bd293ca2ac172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggidigo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Langkah-langkah pembuatan program</title>
		<link>http://anggidigo.wordpress.com/2011/04/10/langkah-langkah-pembuatan-program/</link>
		<comments>http://anggidigo.wordpress.com/2011/04/10/langkah-langkah-pembuatan-program/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Apr 2011 13:53:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggidigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggidigo.wordpress.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[1. Output Sebelum kita membuat sebuah program, yang kita rancang dulu adalah bagaimana nanti keluarnya program itu, misal bagaimana nanti hasil print out nya, bagaimana nanti hasil laporan, apakah ada grafiknya? dan sebagainya 2. Input Setelah menentukan Output, kita harus menentukan Input yang akan dimasukkan kalau Outputnya seperti yang kita rancang, kira2 apa saja input [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=171&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>1. Output<br />
Sebelum kita membuat sebuah program, yang kita rancang dulu adalah  bagaimana nanti keluarnya program itu, misal bagaimana nanti hasil print  out nya, bagaimana nanti hasil laporan, apakah ada grafiknya? dan  sebagainya</p>
<p>2. Input<br />
Setelah menentukan Output, kita harus menentukan Input yang akan  dimasukkan kalau Outputnya seperti yang kita rancang, kira2 apa saja  input yang diperlukan.</p>
<p>3. Proses Pembuatan Program<br />
Dimulai dari pembuatan Context Diagram (CD) yaitu diagram awal sebuah  sistem yang akan kita rancang, trus Data Flow Diagram (DFD) yaitu  diagram pecahan / setelah decompose dari CD, DFD dibagi menjadi beberapa  yaitu DFD level 1,2,3 dst. sampai yang kita inginkan. Untuk CD dikenal  juga dengan DFD level 0. trus ada juga Entity Relation Diagram (ERD)  diagram untuk menunjukan relasi dari tabel yang akan kita buat, lalu  kita buat database yang diperlukan, setelah itu kita buat form.</p>
<p>4. Interface<br />
Setelah selesai yang ketiga, lalu kita buat interface (tampilan) yang  akan kita tampilkan pada program yang kita buat. Seperti mempercantik  form, tampilan awal, dsb.</p>
<p>5. Pengkodean (Coding)<br />
Yang terakhir adalah coding, ini merupakan tahapan terakhir pembuatan  program sekaligus tahap paling membutuhkan ketelitian, sebab jika salah  dalam pengkodean maka akan error.</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggidigo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggidigo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggidigo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggidigo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggidigo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggidigo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggidigo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggidigo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggidigo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggidigo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggidigo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggidigo.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggidigo.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggidigo.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=171&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggidigo.wordpress.com/2011/04/10/langkah-langkah-pembuatan-program/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e68457896a529c66ec2bd293ca2ac172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggidigo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UU No.19 Tentang Hak Cipta dan UU No.39 Tentang Telemunikasi</title>
		<link>http://anggidigo.wordpress.com/2011/03/21/uu-no-19-tentang-hak-cipta-dan-uu-no-39-tentang-telemunikasi/</link>
		<comments>http://anggidigo.wordpress.com/2011/03/21/uu-no-19-tentang-hak-cipta-dan-uu-no-39-tentang-telemunikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 23:51:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggidigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggidigo.wordpress.com/2011/03/21/undang-undang-republik-indonesia-nomor-19-tahun-2002-tentang-pendaftaran-hak-cipta/</guid>
		<description><![CDATA[Undang Undang  No 19 tentang hak cipta di Negara Indonesia : Hak cipta adalah hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan “hak untuk menyalin suatu ciptaan”. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=164&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li>
<address><em><span style="text-decoration:underline;">Undang Undang  No 19 tentang hak cipta di Negara Indonesia :</span></em></address>
</li>
</ol>
<address>Hak cipta adalah hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan “hak untuk menyalin suatu ciptaan”. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas.</address>
<address>Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta berbeda secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya.</address>
<address>Di Indonesia, masalah hak cipta diatur dalam Undang-undang Hak Cipta, yaitu, yang berlaku saat ini, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam undang-undang tersebut, pengertian hak cipta adalah “hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku” (pasal 1 butir 1).</address>
<ol>
<li>
<address>· Perlindungan hak cipta : pada UU no 19 ini,mengenai      perlindungan hak cipta dimaksudkan untuk melindungi semua barang-barang      atau ciptaan dari orang lain. Dimana pada perlindungan hak cipta ini      pencipta barang atau apapun sudah memenuhi syarat laporan yang      bersangkutan dengan UU no 19 ini, dimana pencipta membatasi siapa-siapa      saja yang akan mengakses atau menggunakannya. Pada UU no 19 juga sudah      mempunyai prosedur untuk membatasi siapa-siapa saja yang mengakses ciptaan      tersebut. Pada dasarnya perlindungan hak cipta di Indonesia masih sangat      kurang karena sedikitnya dukungan oleh teknologi informasi, seperti      perlindungan lisensi dan security lainnyayang seharusnya dapat menunjang      keabsahan hak cipta.</address>
</li>
<li>
<address>· Prosedur pendaftaran HAKI pada kemenkumham : prosedur      pada pendaftaran HAKI pada kemenkumham ini harus memenuhi pasal-pasal yang      berkaitan. Pada dasarnya pendaftaran hak cipta tidak hanya dilakukan pada      kemenkumham tetapi juga perlu didaftarkan pada UNESCO, agar hasil karya      kita terutama yang berhubungan dengan kebudayaan,hasil seni dan lain-lain      tidak diambil atau di plagiat oleh orang lain bahkan negara lain.</address>
</li>
</ol>
<address><em>2. UU no 39 tentang telekomunikasi :</em></address>
<ol>
<li>
<address>·Asas dan tujuan telekomunikasi : pada telekomunikasi      diselenggarakan berdasarkan asas manfaat, adil dan merata. Disertai dengan      kepastian hokum,keamanan,kemitraan,etika dan kepercayaan pada diri      sendiri. Selain itu telekomunikasi diselenggarakan dengan tujuan untuk      mendukung persatuan dan kesatuan bangsa. Serta meningkatkan kesejahteraan      dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata, mendukung kehidupan ekonomi      dan kegiatan pemerintahan serta meningkatkan hubungan antar bangsa. Maka      dari itu,dengan adanya asas dan tujuan telekomunikasi ini dengan semakin      majunya teknologi komunikasi dapat membangun kesatuan dan persatuan bangsa      yang tersebar dari ratusan pulau Indonesia, sesuai dengan prinsipnya      menghilangkan keterbatasan dan jarak.</address>
</li>
<li>
<address> Keterbatasan UU telekomunikasi dalam mengatur      penggunaan teknologi informasi : dengan adanya UU telekomunikasi di      Indonesia, maka setiap penyelenggara jaringan dan penyelenggara jasa      telekomunikasi di Indonesia dapat mengeerti dan memahami semua hal yang      berhubungan dengan telekomunikasi dalam bidang teknologi informasi dimulai      dari asas dan tujuan telekomunikasi, penyelenggaraan telekomunikasi      penyidikkan, sangsi administrasi dan ketentuan pidana. Kalau soal      keterbatasan UU telekomunikasi sepertinya tidak ada keterbatasan sama      sekali, karena UU itu dibuat untuk meminimalkan hal-hal yang tidak kita      inginkan, ditambah lagi di jaman modern sekarang. Karena penggunaan      teknologi informasi sangat berpengaruh besar untuk negara kita,itu apa      bila dilihat dari keuntungan buat negara kita karena kita dapat secara      bebas memperkenalkan kebudayaan kita kepada negara-negara luar untuk      menarik minat para turis asing.. jadi kita sebagai pengguna teknologi      informasi dan komunikasi harus lebih bijak dan berhati-hati lagi dalam      memanfaatkan teknologi ini dengan memperhatikan peraturan dan norma yang      ada.</address>
</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggidigo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggidigo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggidigo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggidigo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggidigo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggidigo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggidigo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggidigo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggidigo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggidigo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggidigo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggidigo.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggidigo.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggidigo.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=164&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggidigo.wordpress.com/2011/03/21/uu-no-19-tentang-hak-cipta-dan-uu-no-39-tentang-telemunikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e68457896a529c66ec2bd293ca2ac172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggidigo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cybercrime</title>
		<link>http://anggidigo.wordpress.com/2011/02/21/cybercrime/</link>
		<comments>http://anggidigo.wordpress.com/2011/02/21/cybercrime/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 13:43:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggidigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggidigo.wordpress.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Cybercrime adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll. Walaupun kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=150&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4 style="text-align:justify;"><strong><em>Cybercrime</em></strong> adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan<a title="Kejahatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kejahatan"> </a> dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat  terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara <em>online</em>,  pemalsuan cek, penipuan kartu kredit, <em>confidence fraud</em>, penipuan identitas,  pornografi anak, dll.</h4>
<h4 style="text-align:justify;">Walaupun kejahatan dunia maya atau  <em>cybercrime</em> umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan  komputer atau jaringan  komputersebagai unsur utamanya, istilah ini juga  digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau  jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan  kejahatan itu terjadi.</h4>
<h4 style="text-align:justify;">Contoh kejahatan dunia maya di  mana komputer sebagai alat adalah <em>spamming d</em>an kejahatan  terhadap hak cipta, kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana  komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol  akses),<em> malware</em> dan serangan DOS. Contoh kejahatan dunia maya di mana  komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh  kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi  anak dan judi online.</h4>
<h4 style="text-align:justify;">Cybercrime adalah salah satu kegiatan kriminal yang tumbuh paling  cepat di planet ini. Ini mencakup sejumlah besar kegiatan ilegal  termasuk penipuan keuangan, hacking komputer, men-download gambar porno  dari internet, serangan virus, mengintai melalui e-mail dan membuat  situs yang mempromosikan kebencian rasial.</h4>
<h4 style="text-align:justify;">Cybercrime didefinisikan oleh polisi Inggris sebagai penggunaan  setiap jaringan komputer untuk kejahatan dan para penjahat berteknologi  tinggi era digital belum lambat untuk menemukan peluang.</h4>
<h4 style="text-align:center;">Contoh kasus adalah pencurian kartu kredit pada klien</h4>
<p><a href="http://anggidigo.files.wordpress.com/2011/02/tttt4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-160" title="mencuri" src="http://anggidigo.files.wordpress.com/2011/02/tttt4.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<h4 style="text-align:justify;">Modus pencurian data kartu kredit setidaknya terdeteksi dalam tiga cara, yaitu : Modus pertama, 	Mulai dari yang konvensional, yaitu data kartu kredit dicuri saat 	pemiliknya bertransaksi di kasir. Sebelum kartu kredit digesek di 	EDC, kartu digesek dulu pada alat berukuran kecil, skimming device 	yang dapat membaca dan merekam data pada magnetic stripe kartu 	kredit asli.  Modus tersebut bisa diantisipasi oleh pemilik kartu kredit, dengan cermat mengamati tingkah laku pegawai di kasir. Modus seperti ini juga memerlukan kerja sama dengan oknum pegawai toko (merchant). Dalam modus seperti ini, kartu kredit yang dicuri datanya biasanya lebih selektif, yaitu dipilih yang berjenis platinum. Modus kedua, 	oknum pegawai dari perusahaan yang menyervis mesin EDC diam-diam 	menanamkan chip ke dalam mesin EDC di berbagai menchant saat 	pyra-pura melakukan servis. Chip itu yang akan menyadap data kartu 	kredit. Setelah beberapa lama, petugas servis yang sama kembali lagi 	untuk pura-pura mengecek mesin EDC. Padahal dia mengambil lagi 	chip-nya. 	Modus ketiga 	yang lebih canggih adalah melakukan teknik wire tapping atau 	penyadapan pada jaringan telekomunikasi data. Tekhnik ini sempat 	sangat marak dilakukan dimalaysia pada tahun 2005-2006.  Pada teknik wire tapping jumlah data yang dicuri bisa sangat banyak sehingga potensi kerugiannyapun bisa luar biasa besar. Pada tekhnik ini data seluruh jenis kartu kredit, silver, gold, ataupun platinum, ikut tersadap.</h4>
<h4 style="text-align:justify;"><a href="http://id.shvoong.com/social-sciences/1773949-modus-operandi-pencurian-data-kartu/#ixzz1EbQLHYIQ"><br />
</a></h4>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggidigo.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggidigo.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggidigo.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggidigo.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggidigo.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggidigo.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggidigo.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggidigo.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggidigo.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggidigo.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggidigo.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggidigo.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggidigo.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggidigo.wordpress.com/150/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=150&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggidigo.wordpress.com/2011/02/21/cybercrime/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e68457896a529c66ec2bd293ca2ac172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggidigo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggidigo.files.wordpress.com/2011/02/tttt4.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mencuri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teknologi Yang Terkait Antar Muka Telematika</title>
		<link>http://anggidigo.wordpress.com/2010/11/05/teknologi-yang-terkait-antar-muka-telematika/</link>
		<comments>http://anggidigo.wordpress.com/2010/11/05/teknologi-yang-terkait-antar-muka-telematika/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2010 14:59:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggidigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggidigo.wordpress.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Ada 6 yang terkait antar muka telematika, langsung aja saya uraiakan sebagai berikut : Head-Up Display System Head-Up Displays Systems atau disingkat (HUD) merupakan tampilan transparan yang menampilkan data tanpa memerlukan pengguna untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari teknologi ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=146&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada 6 yang terkait antar muka telematika, langsung aja saya uraiakan sebagai berikut :</p>
<ul>
<li><strong>Head-Up Display System </strong></li>
</ul>
<p>Head-Up Displays Systems atau disingkat (HUD) merupakan tampilan transparan yang menampilkan data tanpa memerlukan pengguna untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari teknologi ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Meskipun mereka pada awalnya dikembangkan untuk penerbangan militer, HUDs sekarang digunakan dalam pesawat komersial, mobil, dan aplikasi lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><strong>Tangible User Interface</strong></li>
</ul>
<p>Sebuah user interface yang nyata (TUI) adalah sebuah antarmuka pengguna di mana seseorang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. Nama awal Graspable User Interface, yang tidak lagi digunakan.</p>
<p>Salah satu pionir dalam user interface yang nyata adalah Hiroshi Ishii, seorang profesor di MIT Media Laboratory yang mengepalai Media Group Berwujud. visi tertentu Nya bagi UIS nyata, yang disebut Bits Tangible, adalah memberikan bentuk fisik ke informasi digital, membuat bit secara langsung dimanipulasi dan mencolok. bit Berwujud mengejar kopling mulus antara dua dunia yang sangat berbeda dari bit dan atom.</p>
<p>Karakteristik Tangible User Interface</p>
<ol>
<li>representasi fisik adalah komputasi digabungkan dengan informasi digital yang mendasari.</li>
<li> representasi fisik mewujudkan mekanisme kontrol interaktif.</li>
<li> representasi fisik adalah perseptual digabungkan dengan representasi digital secara aktif dimediasi.</li>
<li> keadaan fisik tangibles mencakup aspek kunci dari negara digital sistem.</li>
</ol>
<ul>
<li><strong>Computer Vision</strong></li>
</ul>
<p>Computer Vision (Komputer Visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Sebagai suatu disiplin ilmu, Computer Vision berhubungan dengan teori untuk membangun sistem buatan yang memperoleh informasi dari gambar. dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan dari beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.</p>
<p>Sebagai teknologi disiplin, visi komputer berusaha untuk menerapkan teori dan model untuk pembangunan sistem visi komputer. Contoh aplikasi visi komputer mencakup sistem untuk :</p>
<p>Pengendalian proses (misalnya, sebuah robot industri atau kendaraan otonom).<br />
Mendeteksi peristiwa (misalnya, untuk pengawasan visual atau orang menghitung).<br />
Mengorganisir informasi (misalnya, untuk pengindeksan database foto dan gambar urutan).<br />
Modeling benda atau lingkungan (misalnya, industri inspeksi, analisis gambar medis atau topografis model).<br />
Interaksi (misalnya, sebagai input ke perangkat untuk interaksi manusia komputer).<br />
Visi komputer juga dapat digambarkan sebagai pelengkap (tapi tidak harus lawan) penglihatan biologis.</p>
<ul>
<li><strong>Browsing Audio Data</strong></li>
</ul>
<p>Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :</p>
<p>Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP<br />
Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi<br />
Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi<br />
compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data melalui Internet.</p>
<ul>
<li><strong>Speech Recognition</strong></li>
</ul>
<p>Dikenal dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition) merupakan suatu sistem yang dapat mengidentifikasi seseorang dari suara dimana merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ digunakan untuk mengenali atau mengidentifikasi siapa yang berbicara, sedangkan istilah ‘Speech Recognition’ digunakan untuk mengidentifikasi apa yang diucapkannya.</p>
<ul>
<li><strong>Speech Synthesis</strong></li>
</ul>
<p>Speech synthesis atau pidato sintesis adalah produksi buatan manusia pidato. Sebuah sistem komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech synthesizer, dan dapat diimplementasikan dalam perangkat lunak atau perangkat keras. text-to-speech (TTS) sistem bahasa normal mengkonversi teks ke dalam pidato. sistem lain membuat representasi linguistik simbolis seperti transkripsi fonetik bicara.</p>
<p>Pidato buatan dapat dibuat dengan potongan-potongan concatenating pidato yang direkam disimpan dalam database. Sistem berbeda dalam ukuran pidato yang disimpan unit; sebuah sistem yang menyimpan telepon memberikan rentang output terbesar, tapi mungkin kurang jelas. Untuk keperluan khusus domain, yang menyimpan seluruh kata-kata atau kalimat memungkinkan output yang berkualitas tinggi. Atau, synthesizer dapat menggabungkan sebuah model dari sistem vokal dan karakteristik suara manusia lain untuk membuat yang benar-benar “sintetik” output suara. Kualitas synthesizer pidato dinilai oleh kesamaan dengan suara manusia dan kemampuannya untuk dipahami. semua dimengerti text-to-speech program yang memungkinkan orang-orang dengan gangguan visual atau membaca untuk mendengarkan karya-karya tulis di komputer rumah. Banyak sistem operasi komputer termasuk alat bicara sejak awal 1980-an.</p>
<p><strong>Synthesizer teknologi</strong></p>
<p>Kualitas yang paling penting dari sebuah sistem sintesis pidato kewajaran dan dimengerti. Kewajaran menggambarkan seberapa dekat output terdengar seperti ucapan manusia, sementara dimengerti adalah kemudahan yang keluaran dipahami. Pidato synthesizer yang ideal adalah alami dan dipahami. Pidato sistem sintesis biasanya mencoba untuk memaksimalkan dua karakteristik</p>
<p>Sekian penjabaran dari admin, informasi ini semoga membantu anda dan menambah wawasan yang datang ke blog ini</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber : 1. Wikipedia</p>
<p>2.  http://nugliztajulie.wordpress.com/2009/12/05/teknologi-yang-terkait-antar-muka-telematika/</p>
<p>TERIMA KASIH</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggidigo.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggidigo.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggidigo.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggidigo.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggidigo.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggidigo.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggidigo.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggidigo.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggidigo.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggidigo.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggidigo.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggidigo.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggidigo.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggidigo.wordpress.com/146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=146&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggidigo.wordpress.com/2010/11/05/teknologi-yang-terkait-antar-muka-telematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e68457896a529c66ec2bd293ca2ac172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggidigo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa itu telematika</title>
		<link>http://anggidigo.wordpress.com/2010/10/05/apa-itu-telematika/</link>
		<comments>http://anggidigo.wordpress.com/2010/10/05/apa-itu-telematika/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2010 12:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggidigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggidigo.wordpress.com/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[TELEMATIKA berasal dari istilah dalam bahasa Perancis &#8220;TELEMATIQUE&#8221; yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari &#8220;TELECOMMUNICATION and INFORMATICS&#8221; sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai &#8220;the [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=136&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TELEMATIKA berasal dari istilah dalam bahasa Perancis &#8220;TELEMATIQUE&#8221; yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari &#8220;TELECOMMUNICATION and INFORMATICS&#8221; sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai &#8220;the new hybrid technology&#8221; yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah &#8220;konvergensi&#8221;.</p>
<p>Baru- baru ini disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga efisien dan menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau &#8220;the Net&#8221;. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium.</p>
<p>Seiring dengan semakin populernya Inter-Net sebagai &#8220;the network of the networks&#8221;, masyarakat penggunanya (internet global community) seakan-akan mendapati suatu dunia baru yang dinamakan cyberspace &#8211; sebagaimana dipopulerkan oleh William Gibson dalam novel sci-fi-nya Neuromancer &#8211; yang merupakan khayalan tentang adanya alam lain pada saat teknologi telekomunikasi dan informatika bertemu. Di &#8220;alam baru&#8221; ini &#8211; bagi kebanyakan netter &#8211; tidak ada hukum. Karena tidak adanya kedaulatan dalam jaringan komputer maha besar (gigantic network) ini, mereka beranggapan bahwa tidak ada satupun hukum suatu negara yang berlaku, karena hukum network tumbuh dari kalangan mayarakat global penggunanya. &#8220;Alam baru&#8221; ini seakan-akan menjadi suatu jawaban dari impian untuk melampiaskan kebebasan berkomunikasi (free flow of information) dan kebebasan mengemukakan pendapat (freedom of speech) tanpa mengindahkan lagi norma-norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Perlu digarisbawahi, bahwa substansi cyberspace sebenarnya adalah keberadaan informasi dan komunikasi yang dalam konteks ini dilakukan secara elektronik dalam bentuk visualisasi tatap muka interaktif. Komunikasi virtual (virtual communication) tersebut &#8211; yang dipahami sebagai virtual reality &#8211; sering disalahpahami sebagai &#8220;alam maya&#8221;, padahal keberadaan sistem elektronik itu sendiri adalah konkrit di mana komunikasi virtual sebenarnya dilakukan dengan cara representasi informasi digital yang bersifat diskrit. Sehubungan dengan itu, Wiener dan Bigelow mencetuskan Cybernetics Theory, mengenai suatu pendekatan interdisipliner terhadap sistem kendali dan komunikasi dari hewan, manusia, mesin dan organisasi. Uniknya teori tersebut sebenarnya lebih menekankan pada pentingnya umpan balik dari sistem komunikasi itu sendiri. Teori tersebut menyiratkan bahwa dalam memahami suatu informasi yang disampaikan pada suatu sistem komunikasi yang baik harus dengan memperhatikan umpan balik dari sistem tersebut. Sebagai catatan, Wiener juga mengakui bahwa istilah Cyber sebenarnya pernah digagas oleh Ampere yang namanya digunakan sebagai satuan kuat arus. Oleh karena itu jika ditilik dari asal-usulnya, istilah cyber sebenarnya erat hubungannya dengan kawat listrik. Sehingga tidak mengherankan, jika istilah tersebut juga digunakan untuk organ buatan listrik CYBORG yang merupakan singkatan dari Cybernetics Organics.</p>
<p>Dengan demikian, istilah &#8220;cyber law&#8221; sebagaimana dipahami oleh masyarakat sekarang ini kurang tepat jika digunakan untuk merujuk pada hukum yang tumbuh dalam medium cyberspace. Istilah &#8220;cyberspace law&#8221; justru lebih tepat untuk itu. Namun demikian, Istilah &#8220;telematika&#8221; paling tepat digunakan karena lebih memperlihatkan hakekat keberadaannya dan layak untuk digunakan sebagai definisi guna melakukan pengkajian hukum selanjutnya. Istilah &#8220;telematika&#8221; merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.</p>
<p>Berbicara tentang hukum dalam arti luas, berarti mencakup segala macam ketentuan hukum yang ada baik materi hukum tertulis &#8211; tertuang dalam peraturan perundang-undangan &#8211; maupun materi hukum tidak tertulis &#8211; tertuang dalam kebiasaan ataupun praktek bisnis yang berkembang. Sehubungan dengan itu, sistem hukum nasional sesungguhnya tetap berlaku terhadap segala aktivitas komunikasi yang dilakukan dalam lingkup cyberspace. Hal ini berarti bahwa domain-domain hukum yang semula dipahami secara sektoral, baik dalam bidang telekomunikasi, media maupun informatika akan semakin konvergen. Yang terjadi bukan kevakuman hukum, melainkan suatu pembidangan hukum yang lebih khusus tanpa menafikan keberlakuan bidang-bidang hukum yang telah ada dalam sistem hukum yang berlaku. Dengan demikian definisi Hukum Telematika adalah hukum terhadap perkembangan konvergensi TELEMATIKA yang berwujud dalam penyelenggaraan suatu sistem elektronik, baik yang terkoneksi melalui internet (cyberspace) maupun yang tidak terkoneksi dengan internet.</p>
<p>Teknik Penyaringan Informasi<br />
Karena  begitu banyaknya informasi yang  tersedia di Internet, maka kerap  terjadi fenomena yang sering disebut  information overloaded (banjir  informasi yang tak terkendali).  Tengoklah misalnya seseorang yang ingin  mencari informasi dengan kata  kunci school atau sekolah. Ia akan  kebingungan karena pencariannya akan  menghasilkan ratusan ribu bahkan  jutaan situs yang berkaitan dengan  kata tersebut. Karena itu, harus ada  teknik-teknis khusus yang harus  dikuasai agar seorang pengguna internet  dapat memperoleh informasi yang  benar-benar relevan dengan kebutuhannya.  Ada dua teknik dasar yang  bisa kita pergunakan saat melakukan  searching, yaitu :<br />
1. Menggunakan Simbol Matematika.<br />
2. Menggunakan Simbol Boolean.</p>
<p>1.Filterisasi dengan Simbol Matematika<br />
Simbol   pertama yang sangat berguna untuk pencarian dengan search engine  adalah  tanda plus (+). Seorang netter dapat menggunakan tanda plus jika  ingin  mencari dokumen yang memuat lebih dari satu kata kunci.  Contohnya, jika  seorang pengajar atau peserta didik ingin mengetahui  informasi mengenai  populasi guru di propinsi Lampung, maka yang  bersangkutan dapat  mencarinya dengan menggunakan kata kunci:<br />
+populasi +guru +Lampung<br />
Saat   menerima masukkan dengan format semacam itu, mesin pencari akan  mencari  berbagai dokumen maupun artikel yang memuat kata populasi,  guru, dan  Lampung di seluruh jaringan internet. Jika terdapat sebuah  dokumen yang  hanya mengandung salah satu atau salah dua dari ketiga  kata tersebut,  maka dokumen itu tidak akan ditampilkan. Contoh lain  yang menarik adalah  seorang seniman yang ingin mencari informasi  terkait dengan  kejadiankejadian kesenian di Jakarta pada tahun 1970.  Dengan<br />
memanfaatkan tanda “+” tersebut, ia dapat memasukkan searching key dengan format seperti berikut:<br />
+jakarta +kesenian +program +1970<br />
Cara   ini tentu saja jauh lebih efektif ketimbang hanya menggunakan  searching  Lampung, Jakarta, kesenian atau populasi saja, yang hasilnya  akan  berupa jutaan link ke situs yang mengandung kata-kata tersebut.  Simbol  “+” ini dapat dipergunakan sebanyak-banyaknya, karena prinsip  yang kerap  dipergunakan dalam searching di Internet adalah bahwa  semakin spesifik  yang dicari (semakin banyak menggunakan tanda “+”)  berarti semakin baik  pula suatu pencarian. Dengan searching key yang  semakin spesifik, hasil  yang ditampilkan search engine akan lebih  terfokus.</p>
<p>2.Filterisasi dengan Simbol Boolean<br />
Simbol-simbol   boolean banyak dipergunakan oleh mereka yang memiliki latar belakang   ilmu komputer atau yang terbiasa mengakses sistem basis data (database)   konvensional. Secara garis besar, beberapa simbol boolean yang penting,   yang oleh beberapa kalangan dinilai sudah terlalu kuno dan ketinggalan   jaman, sebenarnya sudah terwakili dengan simbol-simbol matematika   seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Kelebihan dari simbol boolean   adalah simbol ini dapat merepresentasikan jenis pencarian yang  tergolong  kompleks karena memiliki simbol-simbol tambahan. Berikut  adalah  beberapa simbol penting yang kerap dipergunakan oleh para netter  untuk  membantu proses pencarian. Simbol pertama adalah kata OR  (mengandung  pengertian “atau” dalam bahasa Indonesia). Simbol ini  bekerja dengan  cara yang sama dengan karakter spasi pada simbol  matematika. Jika  seseorang melakukan pencarian dengan searching key  kepulauan OR  nusantara maka search engine akan mencari seluruh dokumen  yang  mengandung kata kepulauan, atau nusantara, atau yang mengandung  kedua  kata tersebut. Di dalam satu event pencarian, kata OR dapat  dipergunakan  beberapa kali, misalnya:<br />
“ raja OR presiden OR pemimpin OR dinasti “<br />
yang   akan menampilkan daftar dokumen yang memiliki satu atau lebih kata   raja, presiden, pemimpin, atau dinasti (termasuk kombinasi antara 2-4   kata-kata tersebut). Simbol berikutnya yang memiliki fungsi kurang lebih   sama dengan tanda plus pada simbol matematika adalah AND, yang dapat   diterjemahkan sebagai kata “dan” dalam bahasa Indonesia. Contoh   penggunaan simbol ini adalah sebagai berikut:<br />
“ ilmu AND pengetahuan AND alam “<br />
Search   engine yang menerima masukan seperti itu akan mencari seluruh dokumen   di internet yang memuat tiga buah kata, yaitu ilmu, pengetahuan, dan   alam di dalamnya. Jika di dalam model simbol matematika terdapat tanda   minus (untuk merepresentasikan kecuali), maka dalam model simbol boolean   terdapat kata NOT untuk merepresentasikan hal yang serupa. Sebuah   perintah dalam metode simbol boolean yang tidak diketemukan padanannya   dalam simbol matematika adalah NEAR. Fungsi perintah ini cukup unik.   Untuk mendapatkan gambaran mengenai fungsi simbol ini, perhatikan contoh   berikut :<br />
“ sekolah NEAR Yogyakarta “<br />
Perintah di atas akan   menginstruksikan search engine untuk mencari dokumen yang mengandung   kata sekolah dan yogyakarta, dimana jarak (jumlah kata di antara kedua   kata tersebut) berdekatan. Dengan kata lain, search engine akan mencari   dokumen yang memuat kalimat seperti sebuah sekolah di Yogyakarta   berhasil mendapatkan dana bantuan dari PBB atau seorang siswa di   Yogyakarta ditemukan sedang adu balap ” atau “ sekolah menengah kejuruan   di Yogyakarta karena jarak kata sekolah dan Yogyakarta pada   kalimat-kalimat tersebut relatif berdekatan. Kriteria berdekatan untuk   masing-masing search engine biasanya berbeda.</p>
<p>Sumber :</p>
<p><a href="http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080711075646AAjSvRB"> </a></p>
<p><a href="http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080711075646AAjSvRB">http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080711075646AAjSvRB</a></p>
<p>Kelompok :</p>
<p>ANGGI PURNAMA                           : 10107203</p>
<p>EDI SUWANTO                                   : 10107561</p>
<p>AULIA SIMAHARA                         : 10107294</p>
<p>EFI SUKAESIH                                  : 12107183</p>
<p>ENIESSA NUFTISAR I                     : 10107611</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggidigo.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggidigo.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggidigo.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggidigo.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggidigo.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggidigo.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggidigo.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggidigo.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggidigo.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggidigo.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggidigo.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggidigo.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggidigo.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggidigo.wordpress.com/136/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=136&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggidigo.wordpress.com/2010/10/05/apa-itu-telematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e68457896a529c66ec2bd293ca2ac172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggidigo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar menjadi hacker</title>
		<link>http://anggidigo.wordpress.com/2010/06/10/belajar-menjadi-hacker/</link>
		<comments>http://anggidigo.wordpress.com/2010/06/10/belajar-menjadi-hacker/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 16:27:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggidigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggidigo.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Hacker dengan keahliannya dapat melihat &#38; memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker &#38; cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=131&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hacker dengan keahliannya dapat melihat &amp;  memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di  publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik.  Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi  tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya disebut cracker. Pada  dasarnya dunia hacker &amp; cracker tidak berbeda dengan dunia seni,  disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet.</p>
<p>Saya  berharap ilmu keamanan jaringan di tulisan ini digunakan untuk hal-hal  yang baik – jadilah Hacker bukan Cracker. Jangan sampai anda terkena  karma karena menggunakan ilmu untuk merusak milik orang lain. Apalagi,  pada saat ini kebutuhan akan hacker semakin bertambah di Indonesia  dengan semakin banyak dotcommers yang ingin IPO di berbagai bursa saham.  Nama baik &amp; nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak  berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker di  harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut –  karena SDM pihak kepolisian &amp; aparat keamanan Indonesia amat sangat  lemah &amp; menyedihkan di bidang Teknologi Informasi &amp; Internet.  Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali perlu di  budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet.</p>
<p>Nah,  para cracker muda ini umumnya melakukan cracking untuk meningkatkan  kemampuan / menggunakan sumber daya di jaringan untuk kepentingan  sendiri. Umumnya para cracker adalah opportunis. Melihat kelemahan  sistem dengan mejalankan program scanner. Setelah memperoleh akses root,  cracker akan menginstall pintu belakang (backdoor) dan menutup semua  kelemahan umum yang ada.</p>
<p>Seperti kita tahu, umumnya berbagai  perusahaan / dotcommers akan menggunakan Internet untuk (1) hosting web  server mereka, (2) komunikasi e-mail dan (3) memberikan akses web /  internet kepada karyawan-nya. Pemisahan jaringan Internet dan IntraNet  umumnya dilakukan dengan menggunakan teknik / software Firewall dan  Proxy server. Melihat kondisi penggunaan di atas, kelemahan sistem  umumnya dapat di tembus misalnya dengan menembus mailserver external /  luar yang digunakan untuk memudahkan akses ke mail keluar dari  perusahaan. Selain itu, dengan menggunakan agressive-SNMP scanner &amp;  program yang memaksa SNMP community string dapat mengubah sebuah router  menjadi bridge (jembatan) yang kemudian dapat digunakan untuk batu  loncatan untuk masuk ke dalam jaringan internal perusahaan (IntraNet).</p>
<p>Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik  cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang  sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau  rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat  dilakukan dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat  dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik.</p>
<p>Setelah berhasil melompat dan memasuki sistem lain, cracker biasanya  melakukan probing terhadap jaringan dan mengumpulkan informasi yang  dibutuhkan. Hal ini dilakukan dengan beberapa cara, misalnya (1)  menggunakan nslookup untuk menjalankan perintah ‘ls &lt;domain or  network&gt;’ , (2) melihat file HTML di webserver anda untuk  mengidentifikasi mesin lainnya, (3) melihat berbagai dokumen di FTP  server, (4) menghubungkan diri ke mail server dan menggunakan perintah  ‘expn &lt;user&gt;’, dan (5) mem-finger user di mesin-mesin eksternal  lainnya.</p>
<p>Langkah selanjutnya, cracker akan mengidentifikasi  komponen jaringan yang dipercaya oleh system apa saja. Komponen jaringan  tersebut biasanya mesin administrator dan server yang biasanya di  anggap paling aman di jaringan. Start dengan check akses &amp; eksport  NFS ke berbagai direktori yang kritis seperti /usr/bin, /etc dan /home.  Eksploitasi mesin melalui kelemahan Common Gateway Interface (CGI),  dengan akses ke file /etc/hosts.allow.</p>
<p>Selanjutnya cracker harus  mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan.  Cracker bisa mengunakan program di Linux seperti ADMhack, mscan, nmap  dan banyak scanner kecil lainnya. Program seperti ‘ps’ &amp; ‘netstat’  di buat trojan (ingat cerita kuda troya? dalam cerita klasik yunani  kuno) untuk menyembunyikan proses scanning. Bagi cracker yang cukup  advanced dapat mengunakan aggressive-SNMP scanning untuk men-scan  peralatan dengan SNMP.</p>
<p>Setelah cracker berhasil mengidentifikasi  komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan, maka cracker akan  menjalan program untuk menaklukan program daemon yang lemah di server.  Program daemon adalah program di server yang biasanya berjalan di  belakang layar (sebagai daemon / setan). Keberhasilan menaklukan program  daemon ini akan memungkinkan seorang Cracker untuk memperoleh akses  sebagai ‘root’ (administrator tertinggi di server).</p>
<p>Untuk  menghilangkan jejak, seorang cracker biasanya melakukan operasi  pembersihan ‘clean-up’ operation dengan cara membersihkan berbagai log  file. Dan menambahkan program untuk masuk dari pintu belakang  ‘backdooring’. Mengganti file .rhosts di /usr/bin untuk memudahkan akses  ke mesin yang di taklukan melalui rsh &amp; csh.</p>
<p>Selanjutnya  seorang cracker dapat menggunakan mesin yang sudah ditaklukan untuk  kepentingannya sendiri, misalnya mengambil informasi sensitif yang  seharusnya tidak dibacanya; mengcracking mesin lain dengan melompat dari  mesin yang di taklukan; memasang sniffer untuk melihat / mencatat  berbagai trafik / komunikasi yang lewat; bahkan bisa mematikan sistem /  jaringan dengan cara menjalankan perintah ‘rm -rf / &amp;’. Yang  terakhir akan sangat fatal akibatnya karena sistem akan hancur sama  sekali, terutama jika semua software di letakan di harddisk. Proses  re-install seluruh sistem harus di lakukan, akan memusingkan jika hal  ini dilakukan di mesin-mesin yang menjalankan misi kritis.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggidigo.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggidigo.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggidigo.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggidigo.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggidigo.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggidigo.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggidigo.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggidigo.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggidigo.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggidigo.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggidigo.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggidigo.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggidigo.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggidigo.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=131&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggidigo.wordpress.com/2010/06/10/belajar-menjadi-hacker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e68457896a529c66ec2bd293ca2ac172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggidigo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lapisan fisik</title>
		<link>http://anggidigo.wordpress.com/2010/06/10/lapisan-fisik/</link>
		<comments>http://anggidigo.wordpress.com/2010/06/10/lapisan-fisik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 15:48:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggidigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggidigo.wordpress.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Physical layer merupakan dasar dari semua jaringan di dalam model referensi OSI yang mana merupakan karakteristik perangkat keras yang fungsinya untuk mentransmisikan sinyal data baik analog maupun digital. Selain itu, physical layer juga merupakan sarana sistem mengirimkan data ke perangkat lain yang terhubung dalam suatu jaringan komputer. Pengertian Lapisan Fisik adalah lapisan pertama dan lapisan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=128&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Physical layer merupakan dasar dari semua jaringan di dalam model referensi OSI yang mana merupakan karakteristik perangkat keras yang fungsinya untuk mentransmisikan sinyal data baik analog maupun digital.</p>
<p>Selain itu, physical layer juga merupakan sarana sistem mengirimkan data ke perangkat lain yang terhubung dalam suatu jaringan komputer.</p>
<p>Pengertian Lapisan Fisik adalah lapisan pertama dan lapisan terbawah dari model referensi OSI dimana lapisan ini berfungsi untuk menentukan karakteristik dari kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer dalam jaringan</p>
<p><strong>Sinyal Data</strong></p>
<p>Pada proses komunikasi,data yang hendak ditransmisikan akan dikodekan terlebih dahulu dalam bentuk sinyal analog &amp; sinyal digital</p>
<p><strong>Sinyal Analog</strong></p>
<p>Sinyal Analog adalah <em>sinyal data dalam bentuk gelombang yang sambung-menyambung (kontinu), tidak ada perubahan tiba-tiba &amp; mempunyai besaran yaitu amplitudo &amp; frekuensi</em></p>
<p>Dengan menggunakan sinyal analog maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak jauh.</p>
<p>Gelombang pada sinyal analog umumnya <em>berbentuk sinusoidal </em>yang memiliki 3 variabel dasar yaitu <em>amplitudo,frekuensi &amp; phase</em></p>
<p><strong>Sinyal Digital</strong></p>
<p>Merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yg dapat mengalami perubahan yg tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1.</p>
<p>Dalam proses transmisi data, digunakan sebuah alat yg dinamakan <strong><em>modem</em></strong>. Modem merupakan singkatan dari modulator demodulator. <em>Sebagai modulator</em>, modem akan menerjemahkan data atau informasi dalam bentuk sinyal digital menjadi sinyal analog yg kemudian menggabungkannya dengan frekuensi pembawa (carrier), <em>sedangkan demodulator, </em>modem akan memisahkan dari frekuensi pembawa dan menerjemahkan data atau informasi sinyal analog tersebut ke dalam bentuk sinyal digital</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggidigo.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggidigo.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggidigo.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggidigo.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggidigo.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggidigo.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggidigo.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggidigo.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggidigo.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggidigo.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggidigo.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggidigo.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggidigo.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggidigo.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggidigo.wordpress.com&amp;blog=10992918&amp;post=128&amp;subd=anggidigo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggidigo.wordpress.com/2010/06/10/lapisan-fisik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e68457896a529c66ec2bd293ca2ac172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggidigo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
